Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Babad Itu Fiksi atau Fakta?

Menurut Kamus Baoesastra Djawa Poerwadarminta (1939: 23) babad bermakna crita bab lelakon sing kelakon ‘kisah mengenai peristiwa yang telah terjadi’. Tidak hanya di Jawa, istilah babad dikenal juga di Bali dan Madura. Istilah babad sama dengan carita atau sajarah (Sunda), hikayat, silsilah atau sejarah (Sumatera, Kalimantan, dan Malaysia), tambo (Sumatera Barat), dan lontara (Sulawesi Selatan) (Ekajati, 1978: 1 “Babad Cirebon Edisi Brandes Tinjauan Sastra dan Sejarah”). Beberapa babad menceritakan perkembangan historis dan mistis di dalam masyarakat Jawa, umumnya lingkungan keraton menjadi fokus utamanya. Babad biasanya terdiri dari ratusan halaman berupa tembang. Babad ditulis secara anonim (nama sang penulis tidak disebutkan) sehingga konteks sosial babad tidak diketahui dan waktu penulisannya tidak selalu dicatat. (Ricklefs, 2014 “Babad Giyanti: Sumber Sejarah dan Karya Agung Sastra Jawa”). Kata babad biasanya diikuti dengan kata lain yang menjadi subjek atau tema utama mayorit...